BERITABANGGAI.COM, YOGYAKARTA – SKK Migas dan JOB Tomori terus meningkatkan hubungan kolaborasi bersama para jurnalis di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.
Salah satu wujud peningkatan hubungan kolaborasi tersebut adalah pelaksanaan edukasi media yang melibatkan PWI Banggai dan sejumlah jurnalis asal Kabupaten Banggai yang dilaksanakan di Yogyakarta pada 1 dan 2 Desember 2025.

Kegiatan tersebut mengangkat tema “memperkuat profesionalisme media lokal di era digital untuk informasi publik yang kredibel dan beretika.”
Kegiatan tersebut menghadirkan dua pembicara penting, yakni Prof. Dr. Rajab Ritonga, S.H., M. Si, selaku Kaprodi Doktor Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma yang juga Direktur Uji Kompetensi Wartawan PWI Pusat 2018-2023.
Pembicara kedua adalah Dr (Cand) Haresti Asysy Amrihani, M. Med. Kom, yang merupakan Wakil Sekretaris PWI Provinsi Jakarta yang juga Dosen Praktisi Ilmu Komunikasi.
Pada kegiatan itu, Visnu Cekti Bhawono selaku Relations, Security & Comdev Manager JOB Tomori menjelaskan Kabupaten Banggai harus mensyukuri anugerah sumber daya alam yang dimiliki seperti minyak dan gas bumi.
Produksi Migas yang dilaksanakan oleh JOB Tomori akan terus ditingkatkan agar bisa terus memberikan kontribusi bagi negara dan daerah.

Ditempat yang sama, Ketua PWI Kabupaten Banggai, Abdul Saleh, memberikan apresiasi kepada JOB Tomori yang sejauh ini membangun kerjasama yang bermartabat bersama kalangan medi di daerah.
“Dukungan JOB Tomori kepada media diharapkan bisa berlanjut. Terutama yang berkaitan dengan peningkatan sumber daya manusia,” katanya.
Wisnu Wardhana, selaku Kepala Departemen Formalitas & Komunikasi Perwakilan SKK MIGAS Wilayah Kalimangan Sulawesi, pada pertemuan itu juga menyampaikan terimakasi atas dukungan media selama ini atas aktivitas industri hulu migas di wilayah Kabupaten Banggai.
“Terimakasi semoga kegiatan ini bisa bermanfaat. Kegitan Hulu Migas merupakan kegiatan negara. Kami bertugas menjaga kondusifitas, dan Ini bisa dijaga jika ada kolaborasi semua pihak,” katanya. (*)
(BB/03)













Discussion about this post