BERITABANGGAI.COM, LUWUK – Kasus dugaan kesalahan diagnosa yang melibatkan tenaga kesehatan di Puskesmas Simpong kini terus berjalan. Pihak penyidik Kepolisian Resor Banggai telah meminta keterangan kepada pelapor pada Senin (4/5/2026), terkait laporan yang sebelumnya mencuat ke publik.
Pemeriksaan ini menjadi bagian dari proses penyelidikan atas laporan dugaan ketidaksesuaian hasil pemeriksaan medis yang berpotensi membahayakan pasien, yang pernah diunggah dalam video dan viral di Kabupaten Banggai.
Seperti diketahui, sebelumnya kasus ini menjadi viral ketika salah seorang tenaga kesehatan di Puskesmas Simpong melaporkan warga yang mengunggah vidio berisi keluhan di Puskesmas, karena diduga menyebarkan informasi palsu dan merusak reputasi tenaga medis.
Laporan tersebut kemudian direspon balik oleh pihak yang mengunggah video, dengan laporan atas dugaan ketidaksesuaian hasil pemeriksaan medis.
Kuasa Hukum pelapor, Supriadi Lawani, menegaskan bahwa proses hukum harus berjalan secara transparan dan akuntabel.
“Saat ini klien kami sudah dimintai keterangan oleh penyidik. Kami menghormati proses hukum yang berjalan, namun kami juga akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas,” tegas Advokat yang akrab disapa Budi ini.
Ia juga menekankan pentingnya penegakan standar pelayanan kesehatan agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap dugaan kelalaian ditangani secara serius. Ini bukan hanya soal satu kasus, tapi menyangkut keselamatan masyarakat luas,” tambahnya.
Kasus ini sebelumnya ramai diperbincangkan publik dan kini menjadi perhatian serius berbagai pihak, seiring dengan proses hukum yang terus berjalan. (*)
(BB/03)












Discussion about this post