Beritabanggai.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
    • Banggai
    • Banggai Kepulauan
    • Banggai Laut
  • Berita Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Wisata
  • Video
facebook
youtube
  • Daerah
    • Banggai
    • Banggai Kepulauan
    • Banggai Laut
  • Berita Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Wisata
  • Video
No Result
View All Result
Beritabanggai.com
  • BERANDA
  • BANGGAI
  • BANGKEP
  • BALUT
  • NASIONAL
tv
Home Daerah Banggai

Pasar Simpong: Kelalaian yang Sedang Menunggu Musibah

Oleh : Supriadi Lawani *

by
9 Maret 2026
0
Supriadi Lawani

Supriadi Lawani

ADVERTISEMENT

 

SEBUAH  pasar bisa roboh bukan hanya karena gempa. Ia juga bisa runtuh karena kelalaian.
Dan kelalaian sering kali dimulai dari satu hal sederhana: rekomendasi yang tidak dijalankan.

Itulah yang membuat persoalan Pasar Simpong tidak bisa lagi diperlakukan sebagai sekadar masalah administrasi proyek. Ini sudah menyentuh wilayah yang lebih serius—keselamatan publik dan tanggung jawab hukum negara.

Temuan resmi telah ada. Risiko telah diketahui. Tetapi tindakan yang semestinya dilakukan justru belum terlihat.

Alarm yang Sudah Berbunyi

Dalam Laporan Hasil Pemeriksaan Nomor 26/LHP/XIX.PLU/12/2024 tertanggal 18 Desember 2024, Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia mencatat adanya penurunan mutu beton pada pekerjaan bangunan Pasar Simpong.

Temuan ini bukan sekadar angka dalam dokumen audit.
Penurunan mutu beton berarti kekuatan struktur tidak sesuai dengan standar teknis yang disyaratkan. Dalam dunia konstruksi, itu adalah peringatan serius. Bangunan publik yang dipakai setiap hari oleh ratusan orang tidak boleh berdiri di atas struktur yang kualitasnya meragukan.

Karena itu rekomendasi audit sebenarnya sangat jelas: melakukan audit kelayakan struktur melalui konsultan ahli independen dan mewajibkan penyedia jasa memperbaiki bagian yang tidak memenuhi standar.

Tetapi hingga hari ini, audit tersebut diduga belum dilakukan.
Ketika Rekomendasi Menjadi Ujian Tanggung Jawab

Audit kelayakan struktur bukan sekadar prosedur teknis. Ia adalah mekanisme untuk memastikan satu hal paling mendasar: apakah bangunan itu aman digunakan atau tidak.

Proses ini seharusnya dilakukan oleh konsultan profesional yang memiliki sertifikasi dalam sistem jasa konstruksi nasional yang berada dalam kerangka Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi.

Tanpa penilaian profesional seperti itu, publik tidak pernah benar-benar tahu apakah Pasar Simpong aman. Yang ada hanya asumsi. Dan keselamatan publik tidak boleh bergantung pada asumsi.

Lebih penting lagi, ketika temuan audit negara sudah menyebut adanya penurunan mutu beton, maka rekomendasi tersebut bukan lagi sekadar saran teknis. Ia menjadi ujian bagi tanggung jawab pejabat publik.

Apakah rekomendasi akan dijalankan? Atau justru dibiarkan mengendap sebagai arsip birokrasi?

Bukan Sekadar Kerugian Negara

Sering kali dalam proyek pemerintah, persoalan mutu konstruksi disederhanakan menjadi persoalan keuangan negara: berapa nilai kekurangan volume, berapa kerugian yang harus dikembalikan oleh kontraktor.

Namun dalam kasus penurunan mutu beton, pendekatan seperti itu tidak cukup—bahkan bisa sangat berbahaya.

Mutu struktur bangunan tidak bisa “dipulihkan” hanya dengan pengembalian kerugian negara ke kas daerah. Uang yang kembali tidak otomatis membuat beton yang lemah menjadi kuat, dan tidak serta-merta menghilangkan risiko kegagalan konstruksi.

Yang dipertaruhkan dalam persoalan ini bukan hanya angka dalam laporan keuangan, tetapi keselamatan manusia.

Pasar adalah ruang publik. Setiap hari ratusan pedagang, pembeli, dan pekerja berada di dalamnya. Jika struktur bangunan ternyata tidak memenuhi standar teknis, maka risiko yang muncul bukan sekadar kerugian administratif, melainkan potensi bahaya nyata terhadap nyawa manusia.

Karena itu, menjawab penurunan mutu beton hanya dengan logika pengembalian kerugian negara adalah pendekatan yang keliru. Yang dibutuhkan bukan sekadar koreksi finansial, tetapi koreksi struktural: pemeriksaan teknis, perbaikan konstruksi, dan jaminan bahwa bangunan benar-benar aman digunakan.

Dari Kelalaian ke Potensi Pidana

Dalam hukum administrasi negara, pejabat yang mengetahui adanya risiko terhadap keselamatan publik memiliki kewajiban untuk mengambil tindakan.

Jika risiko sudah diketahui secara resmi tetapi tidak ditindaklanjuti, situasinya bisa berubah dari sekadar kelalaian administratif menjadi kelalaian jabatan.

Konsekuensinya tidak sederhana.
Apabila suatu saat terjadi kegagalan konstruksi—baik kerusakan serius maupun runtuhnya bangunan—rantai tanggung jawab tidak hanya berhenti pada kontraktor atau penyedia jasa.

Ia bisa menjalar ke berbagai pihak dalam struktur pengelolaan proyek: pejabat pembuat komitmen, pengguna anggaran, bahkan otoritas pemerintahan yang memiliki kewenangan pengawasan.

Terlebih proyek ini dibiayai oleh APBD. Artinya, yang dipertaruhkan bukan hanya bangunan pasar, tetapi juga kepercayaan publik terhadap tata kelola proyek negara.

Bangunan yang Berdiri di Atas Pertanyaan

Hari ini Pasar Simpong tetap beroperasi. Pedagang berjualan. Pembeli datang. Aktivitas ekonomi berjalan seperti biasa.
Tetapi satu pertanyaan mendasar belum pernah dijawab secara terbuka: Apakah bangunan itu benar-benar aman?

Selama audit kelayakan struktur belum dilakukan, selama hasil penilaian teknis belum dipublikasikan, dan selama rekomendasi audit belum dilaksanakan, maka Pasar Simpong sesungguhnya berdiri di atas sebuah tanda tanya.

Dan setiap hari keterlambatan hanya memperbesar dua risiko sekaligus: risiko keselamatan dan risiko hukum.

Negara Tidak Boleh Menunggu Musibah

Sejarah kegagalan konstruksi di berbagai tempat menunjukkan satu pola yang sama: risiko sebenarnya sudah diketahui jauh sebelum bencana terjadi.

Masalahnya bukan pada kurangnya informasi. Masalahnya adalah tindakan yang terlambat.
Karena itu audit kelayakan struktur Pasar Simpong harus dilakukan segera—secara independen, transparan, dan terbuka kepada publik.

Bukan untuk melindungi reputasi birokrasi. Tetapi untuk memastikan satu hal yang paling mendasar dalam setiap proyek publik:

Bahwa negara tidak menunggu musibah sebelum bertindak.
Sebab ketika risiko sudah diketahui dan tindakan tidak diambil, maka yang dipertaruhkan bukan lagi sekadar kualitas beton.

Melainkan integritas penyelenggaraan negara itu sendiri.

 

Pinggiran Luwuk, 9 Maret 2026
*Penulis adalah Petani pisang yang kadang jadi advokat.

Tags: APBD BanggaiPASAR SIMPONGProyek
ADVERTISEMENT

BERITATERKAIT

Sekelumit Perjuangan Alm Murad Husain dan PT Kurnia Luwuk Sejati di Kabupaten Banggai

Sekelumit Perjuangan Alm Murad Husain dan PT Kurnia Luwuk Sejati di Kabupaten Banggai

by admin
18 Mei 2026
0

  BERITABANGGAI.COM, LUWUK— Kesuksesan besar tidak pernah lahir dari proses yang instan. Di balik berdirinya perusahaan perkebunan kelapa sawit Kurnia...

Pelepasan Atlet Karate Untuk Kejurnas FORKI 2026 Digelar Dikantor Dispora Banggai

Pelepasan Atlet Karate Untuk Kejurnas FORKI 2026 Digelar Dikantor Dispora Banggai

by admin
15 Mei 2026
0

  BERITABANGGAI.COM, LUWUK - Dukungan pemerintah daerah Kabupaten Banggai terhadap olahraga terus dilakukan. Hal tersebut menjadi komitmen pemerintah daerah Kabupaten...

Tim POPT dan Penyuluh Pertanian Gelar Monitoring dan Identifikasi Serangan Hama Tikus di Masama

Tim POPT dan Penyuluh Pertanian Gelar Monitoring dan Identifikasi Serangan Hama Tikus di Masama

by admin
15 Mei 2026
0

  BERITABANGGAI.COM, MASAMA - Tim petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Kabupaten Banggai bersama Penyuluh Pertanian Kecamatan Masama menggelar monitoring...

Anggaran Sudah Cair 25 Persen, Proyek Air Bersih Ini Malah Tidak Dikerjakan

Anggaran Sudah Cair 25 Persen, Proyek Air Bersih Ini Malah Tidak Dikerjakan

by admin
15 Mei 2026
0

  BERITABANGGAI.COM, LUWUK - Tata kelolah proyek yag dilaksanakan oleh pemerintah daerah Kabupaten Banggai kian buruk. Bayangkan saja, proyek air...

Warga dan Keluarga Korban Insiden Mini Soccer Hadianto Cup Gelar Aksi

by admin
14 Mei 2026
0

  BERITABANGGAI.COM, LUWUK -Warga Batui dan keluarga korban insiden di Mini Soccer Hadianto Cup 2026 blokade jalan umum Trans Sulawesi...

JOB Tomori Raih Penghargaan Platinum Dibidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja

by admin
14 Mei 2026
0

  BERITABANGGAI.COM, JAKARTA - JOB Pertamina Medco E&P Tomori Sulawesi (JOB Tomori) kembali menorehkan prestasi dibidang keselamatan dan kesehatan kerja...

Next Post

Gerindra Banggai Gelar Safari Ramadhan di Bunta dan Bantu Pembangunan Masjid

Pemda Banggai Akan Kucurkan Bantuan Perlengkapan Olahraga Taekwondo Untuk BTC Luwuk

Discussion about this post

Sekelumit Perjuangan Alm Murad Husain dan PT Kurnia Luwuk Sejati di Kabupaten Banggai

Sekelumit Perjuangan Alm Murad Husain dan PT Kurnia Luwuk Sejati di Kabupaten Banggai

by admin
18 Mei 2026
0

Pelepasan Atlet Karate Untuk Kejurnas FORKI 2026 Digelar Dikantor Dispora Banggai

Pelepasan Atlet Karate Untuk Kejurnas FORKI 2026 Digelar Dikantor Dispora Banggai

by admin
15 Mei 2026
0

Tim POPT dan Penyuluh Pertanian Gelar Monitoring dan Identifikasi Serangan Hama Tikus di Masama

Tim POPT dan Penyuluh Pertanian Gelar Monitoring dan Identifikasi Serangan Hama Tikus di Masama

by admin
15 Mei 2026
0

Anggaran Sudah Cair 25 Persen, Proyek Air Bersih Ini Malah Tidak Dikerjakan

Anggaran Sudah Cair 25 Persen, Proyek Air Bersih Ini Malah Tidak Dikerjakan

by admin
15 Mei 2026
0

Pos-pos Terbaru

  • Sekelumit Perjuangan Alm Murad Husain dan PT Kurnia Luwuk Sejati di Kabupaten Banggai
  • Pelepasan Atlet Karate Untuk Kejurnas FORKI 2026 Digelar Dikantor Dispora Banggai
  • Tim POPT dan Penyuluh Pertanian Gelar Monitoring dan Identifikasi Serangan Hama Tikus di Masama
  • Anggaran Sudah Cair 25 Persen, Proyek Air Bersih Ini Malah Tidak Dikerjakan
  • Warga dan Keluarga Korban Insiden Mini Soccer Hadianto Cup Gelar Aksi
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Media siber
  • Kebikalan Privacy
MEDIA NETWORK

© 2022 BERITABANGGAI.COM

No Result
View All Result
  • Daerah
    • Banggai
    • Banggai Kepulauan
    • Banggai Laut
  • Berita Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Kesehatan

© 2022 BERITABANGGAI.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In