BERITABANGGAI.COM, LUWUK – Dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah mengumumkan penutupan sementara. Penelusuran di lapangan, SPPG Jaya Kencana di Kecamatan Toili Jaya juga menghentikan operasional sementara. Penutupan sementara berlaku mulai Minggu (5/4/2026).
Pengelola SPPG Jaya Kencana menyebutkan penutupan sementara karena adanya perbaikan fasilitas.
Dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) tak menyebutkan alasan secara spesifik.
Penutupan sementara hanya berselang sehari dengan SPPG Makapa di Kecamatan Toili Barat, Banggai.
SPPG Makapa mengumumkan penutupan operasional sementara mulai Senin (6/4/2026).
Pengelola dapur Makanan Bergizi Graris (MBG) ini mengungkapkan penutupan operasional karena Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dalam pengurusan administrasi.
SLHS dikeluarkan Dinas Kesehatan (Dinkes).
Instansi ini bersama Puskesmas harus memverifikasi dokumen dan inspeksi kesehatan lingkungan sebelum sertifikat diterbitkan.
Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai, Nurmasita Datu Adam mengonfirmasi berkas pengurusan SLHS SPPG Makapa telah diterimanya.
“Sudah masuk, masih dilengkapi berkasnya,” tuturnya, Kamis (9/4/2026).
Untuk SPPG Jaya Kencana terakhir memproduksi 1.965 porsi MBG dan didistribusikan di 14 kelompok penerima manfaat.
Mulai dari Taman Kanak-kanak (TK), SD, SMP, SMA, sampai Posyandu.
SPPG Makapa per Rabu (1/4/2026), mendistribusikan 3.585 porsi MBG kepada 34 kelompok penerima manfaat. Total, sebelum menutup operasional sementara, dua SPPG ini mendistribusikan 5.550 porsi. (*)
(BB/03)













Discussion about this post