Beritabanggai.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Daerah
    • Banggai
    • Banggai Kepulauan
    • Banggai Laut
  • Berita Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Wisata
  • Video
facebook
youtube
  • Daerah
    • Banggai
    • Banggai Kepulauan
    • Banggai Laut
  • Berita Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Wisata
  • Video
No Result
View All Result
Beritabanggai.com
  • BERANDA
  • BANGGAI
  • BANGKEP
  • BALUT
  • NASIONAL
tv
Home Daerah Banggai

Lagi, Waket I DPRD Banggai Temukan Kualitas Proyek Jembatan Senilai Rp4 Miliar Kurang Baik

Berita Banggai by Berita Banggai
13 Mei 2026
0
Kulitas proyek yang dikerjakan Dinas PUPR Kabupaten Banggai terus menuai sorotan. Kali ini soal pekerjaan pembanguna jembatan di Desa Baya, Kecamatan Luwuk Timur senila Rp4 miliar yang ditemukan kurang baik.

Kulitas proyek yang dikerjakan Dinas PUPR Kabupaten Banggai terus menuai sorotan. Kali ini soal pekerjaan pembanguna jembatan di Desa Baya, Kecamatan Luwuk Timur senila Rp4 miliar yang ditemukan kurang baik.

ADVERTISEMENT

 

BERITABANGGAI.COM, LUWUK – Kulitas proyek yang dikerjakan Dinas PUPR Kabupaten Banggai terus menuai sorotan. Kali ini soal pekerjaan pembanguna jembatan di Desa Baya, Kecamatan Luwuk Timur senila Rp4 miliar yang ditemukan kurang baik.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Banggai, Wardani Murad Husain, menggelar Reses dan mengunjungi lolasi proyek. Proyek tersebut dilaporkan sudah selesai sejak tiga bulan yang lalu.

Meski baru saja selesai dikerjakan, Namun Wardani terkejut saat mendapati kualitas jembatan itu tidak baik. Cat pada bagian besi pengaman bahkan badan jembatan sudah pudar. Padahal proyek ini baru selesai tiga bulan yang lalu.

Harusnya kata dia, dengan proyek besar dan baru saja selesai di kerjakan, harusnya dari sisi tampilan jembatan itu harus terlihat baik.

“Baru selesai dikerjakan tapi catnya sudah mulai pudar. Harusnya proyek dengan anggaran sebesar ini kualitas pekerjaannya benar-benar dijaga,” tegasnya.

Tak hanya soal cat yang memudar, politisi Fraksi Gerindra itu juga menyoroti kondisi oprit jembatan yang dinilai belum memenuhi standar teknis. Timbunan di sisi oprit terlihat belum rata dan dikhawatirkan mudah tergerus saat musim penghujan.

“Oprit seharusnya dipadatkan menggunakan Bomag agar material tidak mudah hanyut terbawa air. Kalau seperti ini, kualitas pekerjaan patut dipertanyakan,” ujarnya.

Wardani juga mengkritik masih adanya bongkahan material berupa balok yang dibiarkan tergeletak di badan jembatan dan mengganggu aktivitas pengendara. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan pekerjaan proyek belum dituntaskan secara rapi meski jembatan sudah digunakan masyarakat.

“Walaupun belum diaspal, minimal area pekerjaan dibersihkan dan dirapikan dulu supaya aman dan nyaman dilewati kendaraan,” katanya lagi.

Sorotan terhadap proyek ini semakin tajam karena kerusakan visual dan ketidakteraturan pekerjaan muncul dalam waktu relatif singkat setelah proyek dinyatakan selesai.

Menanggapi temuan Waket I DPRD Banggai tersebut, PPK Dinas PUPR Banggai, Munfarid Arifat, berdalih proyek masih dalam tahap pemeliharaan. Pihaknya akan melayangkan surat kepada kontraktor pelaksana agar melakukan perbaikan karena proyek masih berada dalam masa pemeliharaan.

“Masih masa pemeliharaan. Kami segera menyurati penyedia untuk memperbaiki cat railing yang sudah pudar. Proyek ini juga sudah diperiksa BPK,” katanya kepada media ini.

Terkait bongkahan material yang masih berada di badan jembatan, Munfarid mengaku pihaknya telah meminta bantuan pemerintah desa dan masyarakat untuk mengeluarkannya.

Sementara mengenai kondisi timbunan oprit yang belum rata, ia menyebut hal itu sudah dilakukan pemadatan.

“Untuk timbunan sudah dilakukan pemadatan. Bukti-bukti pendukungnya ada. Dan memang posisi timbunan tidak rata dengan oprit, karena ada space yang disisahkan untuk pengaspalan nanti,”jelasnya.

Informasi yang dihimpun media ini, proyek pembangunan Jembatan Desa Baya dikerjakan dalam dua tahap melalui APBD Kabupaten Banggai.

Tahap pertama pada tahun 2024 menghabiskan anggaran sebesar Rp1.510.144.000 untuk pekerjaan bronjong dan struktur bawah jembatan. Sedangkan tahap kedua pada tahun 2025 menelan anggaran Rp2.499.991.175 untuk pembangunan struktur atas jembatan dan pemasangan bronjong. Proyek tersebut dikerjakan oleh Luwuk Maleo Konstruksi.

Munculnya cat yang cepat memudar, kondisi oprit yang dinilai belum sesuai standar, hingga pekerjaan yang dianggap belum rapi meski anggaran mencapai Rp4 miliar kini memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat terkait kualitas pengawasan dan mutu pengerjaan proyek tersebut. (*)

(BB/03)

Tags: DINAS PUPRJembatan Desa BayaLuwuk TimurWAKIL KETUA I DPRD BANGGAIWardani Murad
ADVERTISEMENT

BERITATERKAIT

Petani di Masama Alami Kerugian Akibat Serangan Hama Tikus

Petani di Masama Alami Kerugian Akibat Serangan Hama Tikus

by Berita Banggai
13 Mei 2026
0

  BERITABANGGAI.COM, MASAMA - Ratusan petani di berbagai desa di Kecamatan Masama, kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, mengalami kerugian akibat serangan...

Polisi Ungkap 17 Kasus, Amankan 21 Tersangka dan 1,2 Kg Sabu Sabu di Luwuk Dalam Sebulan

Polisi Ungkap 17 Kasus, Amankan 21 Tersangka dan 1,2 Kg Sabu Sabu di Luwuk Dalam Sebulan

by Berita Banggai
13 Mei 2026
0

  BERITABANGGAI.COM, LUWUK - Kasus Narkotika di Luwuk, Kabupaten Banggai cukup memperihatinkan. Satnarkoba Polres Banggai merilis dalam kurun waktu April...

Kapolres Banggai Tegaskan Kepada Jajarannya Bahwa Aduan Warga Harus Cepat Direspon

Kapolres Banggai Tegaskan Kepada Jajarannya Bahwa Aduan Warga Harus Cepat Direspon

by Berita Banggai
11 Mei 2026
0

  BERITABANGGAI.COM, LUWUK - Kapolres Banggai AKBP Wayan Wayracana Aryawan, S.I.K., menegaskan kepada jajarannya agar setiap aduan masyarakat harus segera...

Dinkes Pastikan Belum Ada Peningkatan Kasus Campak di Banggai

Dinkes Pastikan Belum Ada Peningkatan Kasus Campak di Banggai

by Berita Banggai
11 Mei 2026
0

BERITABANGGAI.COM, LUWUK - Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai terus memberikan perhatian terhadap kasus campak saat ini. Pasalnya, kasus campak belakangan diwaspadai...

Cegah Campak, Puskesmas di Banggai Lakukan Vaksinasi dan Surveilans

by Berita Banggai
11 Mei 2026
0

BERITABANGGAI.COM, LUWUK - Penyakit campak menjadi atensi Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Campak ditandai dengan demam tinggi, batuk, pilek,...

SPPG Jaya Kencana Banggai Tutup Operasional Sementara Sambil Menunggu SLHS Dikeluarkan Dinas Kesehatan

SPPG Jaya Kencana Banggai Tutup Operasional Sementara Sambil Menunggu SLHS Dikeluarkan Dinas Kesehatan

by Berita Banggai
11 Mei 2026
0

  BERITABANGGAI.COM, LUWUK - Dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah mengumumkan penutupan sementara. Penelusuran di...

Next Post
Polisi Ungkap 17 Kasus, Amankan 21 Tersangka dan 1,2 Kg Sabu Sabu di Luwuk Dalam Sebulan

Polisi Ungkap 17 Kasus, Amankan 21 Tersangka dan 1,2 Kg Sabu Sabu di Luwuk Dalam Sebulan

Petani di Masama Alami Kerugian Akibat Serangan Hama Tikus

Petani di Masama Alami Kerugian Akibat Serangan Hama Tikus

Discussion about this post

Petani di Masama Alami Kerugian Akibat Serangan Hama Tikus

Petani di Masama Alami Kerugian Akibat Serangan Hama Tikus

by Berita Banggai
13 Mei 2026
0

Polisi Ungkap 17 Kasus, Amankan 21 Tersangka dan 1,2 Kg Sabu Sabu di Luwuk Dalam Sebulan

Polisi Ungkap 17 Kasus, Amankan 21 Tersangka dan 1,2 Kg Sabu Sabu di Luwuk Dalam Sebulan

by Berita Banggai
13 Mei 2026
0

Lagi, Waket I DPRD Banggai Temukan Kualitas Proyek Jembatan Senilai Rp4 Miliar Kurang Baik

Lagi, Waket I DPRD Banggai Temukan Kualitas Proyek Jembatan Senilai Rp4 Miliar Kurang Baik

by Berita Banggai
13 Mei 2026
0

Kapolres Banggai Tegaskan Kepada Jajarannya Bahwa Aduan Warga Harus Cepat Direspon

Kapolres Banggai Tegaskan Kepada Jajarannya Bahwa Aduan Warga Harus Cepat Direspon

by Berita Banggai
11 Mei 2026
0

Pos-pos Terbaru

  • Petani di Masama Alami Kerugian Akibat Serangan Hama Tikus
  • Polisi Ungkap 17 Kasus, Amankan 21 Tersangka dan 1,2 Kg Sabu Sabu di Luwuk Dalam Sebulan
  • Lagi, Waket I DPRD Banggai Temukan Kualitas Proyek Jembatan Senilai Rp4 Miliar Kurang Baik
  • Kapolres Banggai Tegaskan Kepada Jajarannya Bahwa Aduan Warga Harus Cepat Direspon
  • Dinkes Pastikan Belum Ada Peningkatan Kasus Campak di Banggai
  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Pedoman Media siber
  • Kebikalan Privacy
MEDIA NETWORK

© 2022 BERITABANGGAI.COM

No Result
View All Result
  • Daerah
    • Banggai
    • Banggai Kepulauan
    • Banggai Laut
  • Berita Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Kesehatan

© 2022 BERITABANGGAI.COM

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In