BERITABANGGAI.COM, LUWUK – SKK Migas dan Joint Operating Body Pertamina Medco E&P Tomori Sulawesi terus menekankan perlunya sinergi dan kerjasama semua pihak, di dalam menjaga ketahanan energi nasional.
Pasalnya hingga kini jumlah produksi energi khususnya minyak dan gas bumi di Indonesia masih sangat jauh dari jumlah kebutuhan domestik. Kondisi tersebut membuat Indonesia masih terus bergantung pada aktifitas impor di bidang energi.

Wisnu Wardana dari Departemen Formalitas SKK Migas Perwakilan Kalimantan Sulawesi dalam sebuah roadshow kelembagaan bersama JOB Tomori dan kalangan media di Luwuk, Kamis (5/3/2026), menjelaskan, kondisi geopolitik dunia seperti adanya ketegangan di timur tengah ikut mempengaruhi kondisi dalam negeri, terutama di bidang ketahanan energi.
“Untuk kebutuhan bahan bakar kita mencapai 1,5 juta barel per hari, sedangkan produksi kita hanya 610 ribu barel per hari. Defisitnya cukup jauh sehingga bergantung pada impor,” katanya.
Ia mengingatkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang salah satunya menekankan soal kemandirian energi. Untuk itu saat ini dibutuhkan kerjasama semua pihak untuk menguatkan ketahanan energi, dengan terus menghasilkan sumber energi termasuk memaksimalkan pemanfaatan gas.

Saat ini upaya eksplorasi terus dilakukan seperti yang ada di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, sehingga perlu sama-sama menjaga kerukunan dan kedamaian demi kelancaran produksi.
Sebelumnya dalam kegiatan itu Visnu Cekti Bawono, selaku relation security & Comdev Manager, mengatakan bahwa Kabupaten Banggai patut persyukur karena diberkahi anugerah sumber daya alam berupa gas bumi. Di daerah lain kata dia, diperlukan pengeboran banyak sumur untuk menghasilkan gas, sedangkan di Kabupaten Banggai sejauh ini hanya dengan 8 sumur saja sudah menghasilan gas yang cukup besar.
Untuk itu kata dia perlu ada kolaborasi bersama dengan semua pihak, termasuk kalangan media dalam mewujdukan aktivitas industri hulu Migas yang baik dan lancar.

Kegiatan Roadshow Kelambagaan yang dilaksanakan SKK Migas dan JOB Tomori bersama dengan kalangan media tersebut, dilaksanakan sebagai upaya membangun silaturahmi dan buka puasa bersama, sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT.
Pada kesempatan itu Ketua PWI Kabupaten Banggai, Abdul Saleh, menyampaikan apresiasi dan ungkapan terimakasih atas dukungan dan kerjasama SKK Migas dan JOB Tomori selama ini. Kata dia, atas dukungan SKK Migas dan JOB Tomori telah ikut memberikan kontribusi bagi keberlangsungan Pers di Kabupaten Banggai.
Abdul Saleh menyebutkan salah satu dukungan yang paling dirasakan oleh para wartawan adalah pelaksanaan sertifikasi uji kompetensi wartawan, dimana hal tersebut menjadi dasar dalam upaya mewujudkan pers yang profesional.
“Semoga kolaborasi ini akan terus terjaga, agar dapat meberikan hal baik bagi kemajuan daerah,” katanya.
Karena dilaksanakan dalam nuansa bulan suci Ramadhan, Kegiatan tersebut diakhri dengan ceramah Ramadhan yang disampaikan Ust.Ramli Hasan. Dalam ceramahnya, Ramli Hasan menehakan perlunya menjalin silaturahmi untuk mendapatkan keberkahan dari Allah SWT. (*)
(BB/03)











Discussion about this post